Sarirejo, 5 Juli 2026 – Dalam upaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan sekaligus mendorong pemanfaatan limbah organik rumah tangga, Tim Penggerak PKK Desa Sarirejo bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kecamatan Kaliwungu menyelenggarakan Pelatihan Pengolahan Kompos, Pupuk Organik Cair (POC), Eco Enzyme, dan Biopori pada Minggu (5/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Pertemuan RW XI Desa Sarirejo ini diikuti oleh anggota PKK RW XI beserta warga setempat dengan penuh antusias. Pelatihan tersebut bertujuan memberikan pengetahuan sekaligus keterampilan praktis kepada masyarakat agar mampu mengolah sampah organik menjadi produk yang bermanfaat bagi lingkungan dan memiliki nilai ekonomi.

Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua RW XI, Bapak Joko, yang menyampaikan apresiasi kepada TP PKK Desa Sarirejo dan TP PKK Kecamatan Kaliwungu atas terselenggaranya kegiatan edukatif tersebut. Menurutnya, pelatihan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran warga untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan melalui pengelolaan sampah dari rumah tangga.

Dari TP PKK Kecamatan Kaliwungu hadir Ibu Kustiyaningsih, Ibu Siti Robiah, dan Ibu Rooswitha, yang memberikan materi sekaligus praktik langsung mengenai pembuatan kompos, pupuk organik cair (POC), eco enzyme, serta teknik pembuatan lubang biopori sebagai salah satu solusi sederhana untuk meningkatkan daya resap air sekaligus mengurangi timbunan sampah organik.

Sementara itu, TP PKK Desa Sarirejo diwakili oleh Ibu Nurul Fitriana, Ibu Anggita Visiani, Ibu Feriana S dan Ibu Mas'udah yang turut mendampingi jalannya kegiatan serta memberikan motivasi kepada peserta agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di lingkungan masing-masing.

Dalam sesi praktik, peserta diajak mengenali bahan-bahan yang dapat dimanfaatkan untuk pembuatan kompos, POC, dan eco enzyme dari limbah organik rumah tangga seperti sisa sayuran, buah-buahan, serta dedaunan. Peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai manfaat biopori dalam mengurangi genangan air, meningkatkan kesuburan tanah, dan membantu pengelolaan sampah organik secara berkelanjutan.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan dan berdiskusi mengenai teknik pembuatan, proses fermentasi, hingga cara pemanfaatan hasil olahan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, TP PKK Desa Sarirejo berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan dengan mengurangi sampah organik yang dibuang begitu saja. Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, hasil pengolahan sampah organik juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung ketahanan pangan keluarga melalui pemupukan tanaman secara alami.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai wujud komitmen seluruh peserta untuk terus mengembangkan budaya peduli lingkungan dan menerapkan pengelolaan sampah organik secara mandiri di lingkungan masing-masing.( Dony )

Cuaca